Lomba Blog Pariwisata Banjarnegara

Tidak Profesionalnya Lomba Blog Mayuh Plesir Maring Banjarnegara “Ayo Wisata Ke Banjarnegara”

Mayuh Plesir Maring Banjarnegara “Ayo Wisata Ke Banjarnegara”, kalimat dalam 2 (dua) bahasa Jawa dan Indonesia ini digunakan oleh DINBUDPAR Banjarnegara untuk sebuah tema dalam lomba menulis di blog. Sebetulnya tidak ada yang luar biasa dengan lomba ini, tapi ada yang sedikit mengganjal dipandang tentang proses pelaksanaan lomba.

Baiknya kita bahas mulai dari hal yang mendasar, lomba menulis artikel di blog cenderung beriringan dengan bagaimana SEO (Eearch Engine Optimization) sebuah web blog, orang yang tidak memiliki basik di IT pasti akan bertanya apa “itu SEO?“, secara gampang SEO itu “Cara untuk mengoptimalkan sebuah halaman web agar bisa muncul dihalaman terdepan search engine (gugel) ketika sesorang mencari artikel dengan sebuah kata kunci”. Nah… dalam hal ini tema lomba adalah sebagai kata kuncinya, sementara tema yang digunakan dalam lomba ini begitu panjang dengan dua bahasa, jadi kata kunci dalam tema yang mana yang dijadikan patokan? Mayuh Plesir Maring Banjarnegara atau Ayo Wisata Ke Banjarnegara?

Mungkin panitia akan bilang ini bukan kontes SEO, ini lomba menulis di blog saja. Hmmm… Apa fungsinya mengadakan lomba menulis blog tanpa dibarengi optimasi SEO (karena saya yakin tujuan lomba ini untuk mengangkat wisata Banjarnegara melalui internet). Lalu yang bakal baca tulisan cuma panitia, penulis, atau orang-orang terdekat saja, ketika seseorang searching di mesin pencari (gugel) tetap akan kesulitan menemukan artikel tersebut. Bukankah tujuan dari lomba menulis artikel blog ini untuk memperluas informasi mengenai tema yang ditetapkan dan mempermudah informasi dijangkau oleh siapa saja melalui internet.

Intinya, jika SEO bagus otomatis pengunjung halaman webnya semakin banyak, bukankah ini juga sebuah keuntungan bagi pemilik blog dan pihak penyelenggara jika tulisan artikel dibaca oleh lebih banyak orang.
Jika memang tujuannya hanya lomba menulis, kenapa tidak menggunakan model lomba submit/ kirim materi tulisan saja?.

Kembali lagi ke kata kunci “Mayuh Plesir Maring Banjarnegara” atau “Ayo Wisata Ke Banjarnegara”, analoginya begini; orang Jakarta, Sumatra, Kalimantan …, tidak akan searching di internet dengan kata kunci Mayuh Plesir Maring Banjarnegara ketika mereka ingin mencari referensi artikel tentang apa saja wisata yang ada di Banjarnegara. Tentu karena mereka tidak bisa bahasa Jawa, mereka akan menggunakan bahasa Indonesia sebagai bahasa nasional. Jadi,,, jika tujuan diadakan lomba blog ini adalah untuk digital marketing mengenalkan Wisata Banjarnegara melalui internet, saya rasa menggunakan kata kunci bahasa Indonesia akan lebih mengena secara nasional.

Tangan saya serasa sangat gatal untuk tidak melanjutkan ngetik mengkritisi lomba ini, coba saja tengok dari awal pengumuman informasi lomba. Tidak ada kontak panitia yang diterakan untuk terlaksananya sebuah lomba, hanya tersedia fitur komentar di halaman web yang slowrespon dijawab oleh personal yang tidak jelas (apakah dia panitia, atau juri, atau hanya user yang asal menjawab pertanyaan saja). kamu bisa lihat di halaman web ini: budparbanjarnegara.com/2016/06/02/lomba-blog-pariwisata-banjarnegara
sebagian besar komentar mempertanyakan kejelasan informasi pelaksanaan lomba.

Komentar Lomba Blog Wisata Banjarnegara

eitch… ada satu lagi yang baru saya ketahui keanehannya, ternyata poin nomor 5 kriteria penilaian lomba telah dihapus. ini emejing sekali,  sejak kapan kriteria nomor 5 dihilangkan?? tak ada konfirmasi ke peserta lomba tuh, kok saya jadi merasa semakin geli saja ya.

Kejanggalan Lomba Blog Wisata BanjarnegaraCoba cek beberapa web yang ikut menyebarkan informasi lomba ini, poin nomor 5 masih ada. kami juga salah satu yang turut menyebarluaskan informasi lomba blog ini.

http://eventbanjarnegara.com/event/lomba-menulis-blog-pariwisata-banjarnegara-2016/

informasi di web banjarnegara.desa.id juga masih: http://sered-banjarnegara.desa.id/index.php/first/artikel/230

Ini nih Kriteria Penilaian Lombanya:

  1. Orisinilitas/Keaslian Blog;
  2. Layout Blog/Tampilan Blog;
  3. Isi Materi menampilkan Tema Blog dan Obyek Wisata di Kabupaten Banjarnegara baik Tulisan maupun Gambar;
  4. Kemudahan akses/Link Blog tentang dunia kepariwisataan;
  5. Banyaknya Pengunjung / Follower Blog; <= ini yang di hapus

Pengumuman pemenang yang seharusnya diumumkan sesuai jadwal pada tanggal 20 Agustus tetapi barulah pada tanggal 22 Agustus pemenang lomba diumumkan dan dipublikasikan melalui web DINBUDPAR Banjarnegara, dari 20besar, menjadi 10besar dan kemudian menghasilkan juara lomba. Bisa kamu cek di link berikut: Pengumuman 20 Besar LombaPengumuman 10 Besar LombaPengumuman Pemenang Lomba

Keputusan pemenang memang mutlak dan tidak bisa diganggu gugat, namun seharusnya transparansi hasil penilaian juga dipubikasikan supaya tidak menimbulkan prasangka negatif dari para peserta lainnya. Kenapa? karena lomba ini diadakan oleh lembaga pemerintahan bukan oleh pribadi tertentu, dan saya sanksi bahwa panitia/juri telah benar-benar mengecek dan membaca keseluruhan artikel dari 119 peserta yang mendaftar seperti yang diinformasikan. Saya rasa ada artikel lain yang diikutkan dalam lomba yang juga lebih memenuhi keseluruhan kriteria penilaian yang telah ditentukan, mulai dari orisinalitas, tampilan blog, isi materi, sampai kepada banyaknya pengunjung/pembaca.

Coba kamu lihat beberapa web yang mengikuti lomba atau yang masuk 10besar, cocokkan dengan kriteria penilaian yang telah ditentukan oleh penyelenggara tersebut, Apa tanggapan kamu? silahkan berkomentar di kolom komentar setelah selesai membaca artikel ini.

Saya tidak akan mempertanyakan kenapa tulisan kami tidak lolos “Pesona Banjarnegara yang Bisa Membuat Kamu Jatuh Cinta” karena memang materi tulisan kami tidaklah sebagus tulisan seorang jurnalis.

Namun, coba kamu searching internet dengan kata kunci “Ayo Wisata Ke Banjarnegara” maka kamu akan menemukan artikel yang kami ikutkan dalam lomba di halaman satu mesin pencari gugel, yap artikel kami yang telah menyedot visitor pembaca 4k lebih yang juga beberapa dari mereka telah share ke berbagai media sosial. itu sudah cukup menjadi pencapaian yang memuaskan bagi kami. lihat statistik (google analytic) dan (histats)

Sebagai Conclusion; berikut saya breakdown beberapa poin utama yang menggugah saya pada akhirnya membuat tulisan ini:

  1. Ketidakjelasan informasi Lomba (tidak ada kontak panitia dan siapa yang menjadi juri lomba), hanya fitur komentar web yang slowrespon pake kuadrat.
  2. Fitur pendaftaran lomba yang tidak siap, pendaftar akan diminta salinan form pendaftaran sebagai bukti jika menang, tapi setelah submit form hanya ada keterangan “sukses mendaftar” dan notifikasi ke email pendaftar diterima setelah beberapa minggu kemudian, bahkan salah satu teman saya tidak mendapatkan email notifikasi/konfirmasi pendaftaran.
  3. Poin nomor 5 dalam kriteria peilaian lomba dihilangkan tanpa konfirmasi.
  4. Jadwal lomba yang tidak sesuai dengan ketetapan.
  5. Tidak ada transparansi penilaian sehingga menghasilkan 20besar, 10besar, sampai keputusan juara.

Terlepas dari siapa pemenang lomba dan keindahan materi tulisan yang mereka sajikan, saya hanya ingin menyampaikan bahwa sesuatu yang tidak benar-benar dipersiapkan dengan matang dan bukan oleh orang-orang yang memang berkompeten di bidang tersebut, maka kemungkinan besar tidak akan menumbuhkan hasil yang maksimal dan mungkin menghasilkan sebuah kegagalan atau bahkan akan mendapatkan sesutu yang bersifat negatif.
“khususnya untuk lomba blog ini, semoga DINBUDPAR Banjarnegara selaku penyelenggara lomba segera memberikan konfirmasi dan publikasi transparansi penilaian hasil keputusan pemilihan pemenang lomba”

saya berharap pihak penyelenggara lomba dapat menerima kritik dari saya ini untuk dijadikan hal yang membangun bagi kota kita tercinta Banjarnegara.

dan saya ucapkan selamat kepada para Bloger yang telah menjadi juara dalam lomba Blog pariwisata ini.

Salam,
Founder eventbanjarnegara.com

Comments

comments

13 thoughts on “Tidak Profesionalnya Lomba Blog Mayuh Plesir Maring Banjarnegara “Ayo Wisata Ke Banjarnegara”

  1. Halo min !

    Saya kebetulan menang untuk kategori konten dan penulisan terbaik. Saya mendapat plakat dan sertifikat. Tidak uang loh ya 😀
    Menurut saya sekaliber web @eventbna sebaiknya tidak mencurahkan perasaan dalam webnya seperti ini. Ada lebih baiknya bila ingin klarifikasi bisa langsung tanya saja ke Budpar pasti langsung dijawab. Atau mau saya bantu?? Email saya saja :)

    1. Halo Mas Faizhal,
      Selamat ya sudah menjadi pemenang kategori konten dan penulis terbaik. Kamu luar biasa.

      hahaha… sekaliber eventbna itu maksudnya apa ya mas? ini web yang juga dikelola oleh personal loh. bukan komunitas, bukan perusahaan, bukan pula milik instansi pemerintah.

      ini bukan curahan hati mas, ini kritikan untuk penyelenggara. supaya kedepan bisa lebih diperbaiki lagi proses penyelenggaraannya.

      jika memang tersirat sebuah curahan perasaan, berati itu hanyalah curahan hati si Mimin sebagai seorang manusia yang lemah.

      Semangat Berkarya

      1. Iya min saya kebetulan suka sama web ini karena memberikan info seputar Banjarnegara, kalau bisa menurut saya tidak menuliskan curahan ini di webnya. Lebih baik langsung ke Budpar aja mas/mba biar cepat disampaikan. Saya pun merasa kecewa min banyak perubahan ini itu tetapi ibu saya bilang sudahlah saya harus legowo. Ayo min sampaikan langsung saja ke email budpar atau datangi langsung :)

        1. Heheheuuu,,, ya anggap saja ini sebagai email terbuka untuk DINBUDPAR Mas.

          Seperti yang Mas Faizhal sampaikan, Saya pun legowo menerima keputusan.
          dan terlepas dari hal ini mengundang kontrofersial, saya hanya ingin memberi sedikit sentilan kepada Pemerintahan untuk menjadi lebih baik lagi.

          Sudah lama tak terdengar yang berani bersuara.

          1. yang saya khawatirkan justru Budpar ga baca masukan njenengan mas :( tak email-kan ya URLnya ke pihak budpar??? biar tersampaikan dan ke depannya bisa lebih baik lagi.

          2. Saya menulis ini karena saya yakin pasti akan tersampaikan,

            sekarang setidaknya saya tahu, Mas Faizhal lah sebagai sang penjembatan penyampai.
            monggo mas.

            maturnuwun

  2. Dear Admin,

    Untuk mengadakan Event Blogging Competition memang banyak hal yang HARUS dipersiapkan. Termasuk kecepatan respon utk tanya jawab, krn tidak semua calon peserta membaca dengan seksama. Hanya membaca sekelibas saja.

    Semoga dengan terbitnya artikel ini bisa menjadi evaluasi bagi pihak penyelenggara khususnya.

    Oiya, ada event Blog Competition skalanya Jawa Tengah, lho. Dan Banjarnegara merupakan bagian dari Jateng.

    Yuuuk, ikut kompetisinya. Kenalkan pada dunia semua wisata yang ada di Banjarnegara. Syarat dan Ketentuan (SK) insya allah dapat dipahami dan tidak ada penghapusan SK. Hehehe

    http://visitjawatengah.com/content.php?page=berita

    1. Halo Mbak Idah,

      Senang sekali akhirnya kamu muncul menanggapi. 😀

      Yuk yuk yuk… himpun materi lebih matang lagi untuk ikutan Kompetisi itu.

  3. Assalamualaikum,
    kebetulan saya juga gak mengikuti lomba ini loh mas.. ingat! Saya gak ikutan ya..
    hanya saja tadi gak sengaja ketemu halaman ini karena gak sengaja nemu di twitter.
    Oh iya, saya juga ga terlalu mantau lomba blog ini sih, jadi gak tahu perasaan peserta yang “dikecewakan”
    ~~~
    Tapi setahu saya, panitia “cukup” baik dalam merespon keluhan peserta dan cukup baik dalam memberikan pengunguman kepada peserta, entah itu di 20 besar atau 10 besar dan pengunguman pemenang.
    Bisa saja pemilihan pemenang juga bedasarkan penilaian personal dari peserta. (eks artikel)
    ~~~
    Hm.. saya rasa tindakan seperti ini bisa dibilang tepat agar keluhan salah satu peserta bisa di dengar oleh penyelanggara.
    Namun, disini juga saya merasa bahwa tindakan anda terlalu tergesa-gesa, ada baiknya mengirimi email ke penyelanggara dan menanyakan keluhan dan ada banyak cara lainnya. Dan bila tidak direspon atau mendapatkan respon kurang baik, baru pengeluh bisa mengeluh di website seperti ini.
    Saya rasa cukup ya..

    1. Wa’alaikum salam Mas Nisfu Ardi,

      terima kasih telah berkenan untuk mengomentari dan mengkritisi artikel saya. saya akui ini bagian dari ketergesa-gesaan.
      Semoga ketergesaan saya dalam mempublish artikel ini menjadi bagian untuk memberi manfaat. jika yang terrjadi adalah sebaliknya maka semoga saya diberi maaf atas ketergesa-gesaan saya ini.

      Salam Kenal Mas Nisful Ardi

  4. Saya juga sangat kecewa dengan keputusan lomba blog ini mas, untuk penilaianya juga kurang sesuai dengan apa yang sudah ditentukan, untuk pengumuman 20 besar banyak blog yang postinganya tidak layak tetapi masuk 20 besar, ada beberapa yang mencantumkan gunung prau dan telaga warna itu bagian dari banjrnegara, tetapi post tsb dinilai layak. Juga menurut saya penilaian lebih ke sisi SEO blognya, trbukti yang masuk 10 besar itu TOP search di google “ayo wisata kebanjarnegara” saya merasa bahwa konten blognya kurang diperhatikan.

    1. Halo Mas Havid Adhitama,

      Sing legowo ya Mas. Semoga dengan adanya artikel ini bisa menjadi pembelajaran bagi kita semua untuk membangun dan berkarya bagi Kota Banjarnegara

      1. Hehe.. iya mas, semoga artikel-artikel lomba blog yg udah di tulis bisa bermanfaat, bisa untuk refrensi wisatawan yang ingin berkunjung ke banjarnegara, ngga ada kata “mubah” kalo udah di post, walaupun udah “agak” dikecewakan sama penyelenggaranya susah-susah nulis post sama desain webnya tp penilainya ngga memuaskan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *